Saturday, November 4, 2017

Wild Honey Facial Mask Sensatia Botanica 100% Alami (Review)



Hallo beauty addict...

Kali ini aku ga bahas tentang gincu kok, aku mau bahas tentang masker. Yaps, for the first time aku bicarain tentang masker.
Dahulu kala, ku bukan tipe orang yang rutin menggunakan masker, tapi karna waktu itu kulitku kusam bruntusan penuh noda karena di tumpuk terus sama makeup tiap hari akhirnya aku memutuskan untuk mencoba rutin menggunakan masker minimal 1x seminggu.

Sampai saat ini salah satu masker yang menjadi andalanku adalah dari brand Sensatia Botanica yang berjudul Wild Honey Facial Mask.



Yang belum tau bahwa sensatia ini adalah brand skincare local yang produksinya di Bali, tepatnya di desa Karangasem. Kesemua produknya sudah terdaftar BPOM dan perusahaannya sudah mendapat ijin legal dari pemerintah setempat. Makin excited karna ada di bali.
Yang paling menarik dari produk Sensatia Botanica ini bahwa kesemua produknya terjamin alami 100%. Mereka menggunakan bahan bahan alami seperti madu, minyak kelapa, minyak bunga, dll.
Jadi, buat kalian yang mempunyai tipe kulit sensitif tak perlu ragu lagi untuk mencoba produk2 dari sensatia ini karena dijamin aman dan cocok untuk semua jenis kulit.



Kemasan
Baiklah yang pertama akan kita bahas always the first is packaging ya,
Wild Honey Facial Mask ini berwarna coklat hint orange berbentuk tube dengan tutup fliptop. Netto 60 ml sehingga cocok banget buat dibawa kemana mana. Travell friendly banget.



Ingredients
Water (aqua), kaolin,cocos nucifera (coconut), oil, zea mays (corn) starch, wild honey, cetearyl glucoside &sorbitan olivae,sodium citrate,benzyl alcohol & benzoic acid & dehydroacetic acid, tocopherol (vitamin e), hippophae rhamnoides (seabuckthom) oil,vanila planifolia extract, cananga odorata (ylang ylang) flower oil, santalumalbum,(sadalwood) oil,pelargonium asperum (geranium)


Tekstur
Teksturnya creamy, kayak cream dari kue tar tapi lebih berat. Wanginya pekat banget, baunya menurut aku kayak bau rempah rempah.


Aplikasi
Saat aku mengaplikasikannya di wajah
Wild Honey Facial Mask ini cukup susah di blend menggunakan jari, jadi kegeser geser gitu. Doi cepet banget ngeresep di kulit.
Jadi saat aku sibuk meratakan bagian lain, yang bagian lain udah duluan kering padahal masih belum rata, hehe
Jadi tips dari aku mending kamu pake kuas masker dan dibagian lain dulu kamu ratain sampai selesai setelah itu baru lanjut kebagian selanjutnya.

Cara pakai
1. Bersihkan wajah terlebih dahulu
2. Aplikasikan masker ini keseluruh wajah
3. Tunggulah sampai 15 menit
4. Bilas dengan air hangat


Masker ini cepat sekali meresap kekulit
Kalian bisa lihat setelah beberapa menit diaply di mukaku, doi udah masuk ke pori2. Agak kenceng tapi ga bikin wajah kamu ketarik parah. Saat meresap dari yang awalnya berwarna putih tulang menjadi putih bersih. Dan setelah 15 menit kamu bilas pakai air hangat.

Ini dia penampakan wajahku setelah menggunakan wild honey facial mask

Impression
Pengalaman yang aku rasakan setelah memakai masker Wild Honey Facial Mask ini adalah wajah menjadi sedikit lebih cerah dan bersih. Meskipun tidak ada kandungan mint didalamnya tetapi masker ini cukup membuat wajahku merasakan sensasi seger sehingga menjadikan wajahku terlihat fresh dan bersih. Saat akan kering doi gak membuat wajah kamu kaku, ketarik atau semacamnya. Tapi setelah kering doi sedikit berubah menjadi bubuk2 yg apabila terkena angin bisa terbang kesana sini. So make sure kamu tidak di tempat angin anginan saat menggunakan masker ini :D
Untuk harga menurutku kurang worth it ya sekitar RP 110.000,- for 60 ml.

Aku rutin menggunakan masker ini seminggu sekali dan tentunya saat weekend aku pake ini. Pemakaian pertama wajah nampak halus dan wanginya harum banget bau rempah2. Setelah mengering make sure kamu ga diem didepan kipas angin, karena debu dari masker ini akan rontok mengenai mata kamu.
Overall aku suka, masker ini menjadi fav aku setelah pemakaian pertamanya. Dari yang sebelumnya ga suka maskeran menjadi rutin dan harumnya menenangkan.
Rate : 8/10
Price : 110 K
Where to buy : Website, Lippo Mall Kuta, Seminyak village, Plaza renon dll

So, yaps, sekian dulu review ak mengenai masker, Thanyou for visit and reading guys...
Xoxo
Love :Enno

Mineral Botanica Soft Matte Lip Cream 018 Chocho Pumpkin & 019 Angelic Peach


Hai lipcream addict... 
Kali ini aku mau me-review salah satu lipcream lokal hits yang beberapa waktu lalu sempat booming. Yuk mari kita bahas sedikit tentang Mineral Botanica Soft Matte Lipcream. Mungkin sebagaian dari kalian beranggapan bicarain lipstik ini sekarang sudah basi banget ya, tapi tak apalah ya, karena lipstik bagus biasanya never end hehe :D 
Sebelumnya  lipcream Mica (sebutan untuk produk dari mineral botanica) sudah mengeluarkan 10 shade dengan warna warna yang beragam, dan beberapa waktu yang lalu mereka kembali mengeluarkan 10 warna lagi yang performanya semakin oke. Kenapa aku bilang oke, karena dulu aku sempet nyobain salah satu shade dari kesepuluh warnanya, dan ga ada suprising sama sekali. Teksturnya cair banget, banyak warna yang terlihat neon di bibir, dan kurang waterprof. Sehingga banyak beauty blogger/vlogger menyarankan agar teksur dan range warnanya diperbaharui.
Dan ternyata pihak mineral botanica mendengar kritik dan saran para beauty blogger/vlogger dan akhirnya sekarang mereka mengeluarkan 10 lipcream yang kesemua shadenya cetar membahana... #yay
Dari kesepuluh warna terbaru aku naksir nomor 18 dan 19 yang tak lain dan bukan akan kita bahas kali ini.



 Packaging
Masih sama seperti sebelumnya, warna packagingnya berwarna hitam keabu abuan, dan dilengkapi dengan ingredients yang tertempel pada kemasannya (sebelumnya 10 shade yang lama keterangan ingredientsnya hanya ditempel loh). Ini terbukti bahwa pihak Mica peduli akan kritik konsumen.
Ohya, meskipun varian warnanya banyak, kalian ga perlu takut ketuker geng, karena dibagian bawah dilengkapi kaca bening.


Mineral Botanica Soft Matte Lip Cream 018 Chocho Pumpkin & 019 Angelic Peach

dibawah kemasan juga ditempel stiker informasi nama shade lip cream ini.



Ingredients
isododicane, castor (ricinus communis) oil, isosteayl, cylopentasiloxane, caprylyil, methicone, beeswax, dextrin palmitate, glycerin tribehenate/isostearate/eicosandioate,polyethylene,aluminium starch octenylsuccinate, VP/hexadecene copolymer, flavor, silica, phenoxyethanol, dimethicone/ vinyl dimenthicone crosspolymer, octyldodecanol, silica silylate,aluminium hydroxide hydrolyzed adansonia digitata extract, elthylhexylglycerin, isopropyl titanium trisostearate, methicone.



Aplikator
Desain aplikator dari lipcream ini panjang dan runcing, berguna banget buat menjangkau area garis bibir bagian dalam.



Tekstur
Mineral Botanica soft matte lipcream 018 chocho pumpkin lebih kental dari shade angelic peach. 
Teksturnya liquid tapi ga sama pada masing masing shade.
kalian bisa lihat saat aku swach di tangan, teksur kedua lipcream ini berbeda. Shade angelic peach lebih encer dari chocho pumpkin, dan daya serapnya pun lebih lama.
seperti yang kita ketahui, dulu tekstur dari lipcream ini sangat susah di blend untuk warna warna nude, pun juga sama untuk warna2 terang di kulit orang yang sawo matang, lipcream ini jatuhnya neon.
dan di seri terbaru ini teksturnya sudah diperbaiki, dan lebih nyaman di bibir. lipcream ini tidak lengket, dan cukup pigmented.

(Foto swatch bibir)
019 Angelic Peach


018 Chocho Pumpkin



Ini adalah look setelah di swatch di bibir. Seperti yang terlihat pada kemasannya, warna dari shade chocho pumpkin adalah merah bata dan ada hint orangenya, warna warna seperti ini favoritku banget, karena bisa membuat tampilan look kamu menjadi natural. Setelah diaplikasikan di bibir warnanya tidak berubah.
Sedangkan shade dari angelic peach adalah pink kemerahan. Cukup membuat look kamu menjadi fresh  tanpa makeup tebal, setelah diaplikasikan, warnanya satu tone lebih terang di bibirku.

sayangnya untuk mendapakan hasil yang bener bener matte kita harus menunggu sedikit lebih lama, butuh kira2 1 menitan agar dia menyerap sempurna di bibir kamu. Khusus untuk shade angelic peach doi agak susah di blend, karena yang sudah dibilang di awal, teksurnya sedikit lebih cair. Untuk chocho pumpkin sendiri karena teksturnya lebih creamy, jadi ketika diapikasikan dibibir aman aman aja.


Pigmentasi
Pigmentasi dari lipcream ini menuruku biasa aja, ga terlalu pigmened, di bibirku hanya bertahan 4 jam. Ketika dipakai makan dan minum, semua bubar hehe

Kesimpulan.
Dari segi packaging ga masalah, masih aman. Cuma aku sangat mengapresiasi selaku pihak Mineral Botanica yang sangat garcep untuk menangani kritik dan saran dari konsumen, sehingga sekarang banyak sekali kemajuan yang ditampilkan. Minusnya mungkin karena tekstur dari masing masing shade masih berbeda. Tidak semua shade memiiki tekstur yang sama. Jadi untuk review kali ini, tidak bisa mewakili dari keseluruhan shade yang ada.
Overall aku suka sama lipcream ini, apalagi yang shade chocho pumpkin, aku sering memakainya ke kantor. Repuchase??? yes...
karena terlalu seringnya sampai lipcream ini habis dan aku belum sempet beli lagi, tapi aku pasti akan beli ini karena warnanya yang sangat cantik dan natural ketika dipakai.
Untuk harga sekitar Rp 55.000

Sekian review dari aku, semoga membuat kalian flashback dan nyari lagi lipstik ini, hehe XD
xoxo...
© Still Beauty
Maira Gall